Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bernalar Berdaya Menjawab Keresahan Gen Z

Editor

Yefri

image-gnews
Sesi foto untuk mengabadikan momen kolaborasi yang penting antara MudaBerdaya, Rumah Filsafat, dan SMAN 44 Jakarta.
Sesi foto untuk mengabadikan momen kolaborasi yang penting antara MudaBerdaya, Rumah Filsafat, dan SMAN 44 Jakarta.
Iklan

Info Event - Di lingkungan SMAN 44 Jakarta, sebanyak 80 peserta, terdiri dari guru dan murid, mengikuti dengan antusias acara "Bernalar Berdaya." Acara ini adalah hasil kolaborasi antara MudaBerdaya dan Rumah Filsafat, dan merupakan edisi kedua setelah sukses diadakan di SMAN 71 Jakarta pada bulan November 2023.

"Bernalar Berdaya" adalah sebuah program gerakan pemikiran, penalaran, dan literasi berbasis Filsafat, Pengetahuan, Etika, dan Moral yang dirancang oleh MudaBerdaya. Tujuan program ini adalah menjawab kekhawatiran generasi muda Indonesia yang saat ini dikenal dengan sebutan Gen Z mengenai identitas diri, cita-cita, dan masa depan.

Ibu Dra. Sugeng Priastuti, M.Pd., perwakilan sekolah, membuka acara, diikuti oleh sesi pembukaan oleh Ryan Batchin, Co-Founder MudaBerdaya, yang memperkenalkan visi dan misi organisasi. Batchin menyampaikan, "Visi kami di MudaBerdaya adalah 'Berdaya Sejak Muda,' yang kami harapkan dapat mencapai anak-anak muda Indonesia, terutama Gen Z. Melalui Bernalar Berdaya, kami berkomitmen meningkatkan kemampuan berpikir cerdas, kritis, dan logis serta membantu mereka menyuarakan pendapat secara sehat."

Sesi utama acara diisi oleh Reza Wattimena, pendiri Rumah Filsafat, dan Stevie Thomas, pendiri MudaBerdaya, dengan tema 'Menyingkap Identitas Diri dan Misteri Masa Depan.' Wattimena menyoroti pentingnya membangun penalaran cerdas, kritis, dan logis untuk menghadapi masa depan yang penuh kompetisi. Beliau juga membahas dualitas identitas manusia, baik identitas sosial yang terbentuk dari interaksi sosial, maupun identitas diri alamiah yang bersumber dari hubungan dengan alam semesta. Wattimena juga memberikan wawasan tentang bagaimana menentukan arah masa depan dengan melihat potensi diri sendiri dan respons terhadap kebutuhan dunia saat ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sesi tanya jawab interaktif mengakhiri acara dengan semangat, di mana peserta dengan antusias mengajukan pertanyaan mendalam. Acara ditutup dengan sesi foto untuk mengabadikan momen kolaborasi yang penting antara MudaBerdaya, Rumah Filsafat, dan SMAN 44 Jakarta.

Program Bernalar Berdaya ini akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai sekolah dan kampus, khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk menjangkau lebih banyak Gen Z. Tujuannya adalah membantu mereka berpikir dengan sehat, cerdas, kritis, dan logis. (*)

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kontribusi BINUS University Atasi Masalah Pengangguran Gen Z

4 hari lalu

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU. saat memberikan sambutan di Wisuda 69 pada 10 dan 11 Juli 2024
Kontribusi BINUS University Atasi Masalah Pengangguran Gen Z

Sebanyak 80,1 persen lulusan wisuda 69 BINUS langsung berkarier


Di Festival Pesta Prestasi, Komunitas GUA Ajak Gen Z Bergaya Hidup Guna Ulang

5 hari lalu

Komunitas Guna Ulang Aja (GUA) di festival 'Pesta Prestasi' di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Sabtu 6 Juli 2024.  Komunitas ini mengajak Gen Z bergaya hidup reuse untuk mengurangi timbulan sampah. Foto/Dok. GUA
Di Festival Pesta Prestasi, Komunitas GUA Ajak Gen Z Bergaya Hidup Guna Ulang

Selain komunitas guna ulang, hadir pula aktivis penyelamat kucing dan anjing liar serta relawan dari komunitas penggiat donor darah sebagai pembicara.


Siapkan Taman Buah untuk Kebutuhan ASN Jakarta yang Pindah, OIKN: Tempat Healing Work from IKN

6 hari lalu

Deputi Lingkungan Hidup Sumber Daya Alam OIKN Myrna Asnawati Safitri saat penanaman pohon untuk Ruang Hijau Taman Buah Puspantara IKN di Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin, 8 Juli 2024. TEMPO/Bagus Pribadi
Siapkan Taman Buah untuk Kebutuhan ASN Jakarta yang Pindah, OIKN: Tempat Healing Work from IKN

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Safitri mengatakan pembuatan Ruang Hijau Taman Buah Puspantara di Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, salah satunya untuk menyambut para aparatus sipil negara (ASN) dari Jakarta yang akan pindah pada September 2024.


Koalisi Masyarakat Sumbar Tolak Politik Uang dan Politik Dinasti: Kemenangan 40 Persen dari Transaksional

16 hari lalu

Ilustrasi politik uang. shutterstock.com
Koalisi Masyarakat Sumbar Tolak Politik Uang dan Politik Dinasti: Kemenangan 40 Persen dari Transaksional

Koalisi masyarskat sipil Sumbar menggelar diskusi "Sumatra Barat Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti". Apa saja


Sering Dikira Problematik, Berikut 7 Sisi Positif Gen Z yang Harus Diketahui

31 hari lalu

Ilustrasi anak muda dan gadget. Shutterstock
Sering Dikira Problematik, Berikut 7 Sisi Positif Gen Z yang Harus Diketahui

Meskipun sering dihadapkan pada stereotip negatif, Gen Z memiliki banyak sisi positif.


Karakter Gen Z dalam Bekerja: Tidak Suka Lingkungan Kerja Otoriter

37 hari lalu

Ilustrasi pekerja generasi Z atau Gen Z.
Karakter Gen Z dalam Bekerja: Tidak Suka Lingkungan Kerja Otoriter

Generasi Z atau Gen Z memiliki sejumlah karakter dalam memilih dan menjalani pekerjaan mereka. Apa saja?


Salah Kaprah Gen Z Soal Skincare dan Sunscreen

39 hari lalu

Ilustrasi skincare pouch atau makeup pouch. Freepik.com
Salah Kaprah Gen Z Soal Skincare dan Sunscreen

Survei dari AAD terhadap lebih dari 1.000 orang Gen Z menunjukkan bahwa 28 persen tidak tahu berjemur matahari bisa memicu kanker kulit.


Tak Cuma Gaji, Ada Benefit Lain yang Diincar Gen Z saat Cari Kerja

40 hari lalu

Wisnu Dharmawan, Sales Director Indonesia Jobstreet by SEEK saat ditemui usai Konferensi Pers Laporan Eksklusif: Decoding Global Talent 2024 Tren Mobilitas Kerja oleh Jobstreet by SEEK di Gedung RDTX Place, Jakarta Selatan pada Selasa, 4 Juni 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Tak Cuma Gaji, Ada Benefit Lain yang Diincar Gen Z saat Cari Kerja

Saat mencari kerja Gen Z mempertimbangkan sejumlah benefit yang tidak pernah ditawarkan pemberi kerja pada zaman dulu


Aplikasi Pencari Kerja Ungkap Alasan Hampir 10 juta Gen Z Menganggur

40 hari lalu

Sales Director Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan dalam peluncurkan laporan terbaru berjudul
Aplikasi Pencari Kerja Ungkap Alasan Hampir 10 juta Gen Z Menganggur

BPS menyebutkan 9,89 juta penduduk berusia 15-24 tahun yang dikenal sebagai Gen Z masuk dalam golongan Not Employment, Education, or Training (NEET)


Kajian CELIOS soal Untung Rugi Kebijakan Tapera

40 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023 .PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Kajian CELIOS soal Untung Rugi Kebijakan Tapera

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira menyebut kebijakan Tapera dianggap memberatkan pekerja karena diwajibkan ikut dalam kepesertaan