Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Semakin Krusialnya Peranan Telemedisin dalam Penyediaan Layanan Kesehatan di Indonesia

Editor

Yefri

Petugas melakukan Rapid Test virus Corona kepada wartawan di Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu, 7 April 2020. hasil dari pengetesan akan keluar paling cepat dalam satu hari, Kamis, 9 April 2020 dan akan disampaikan lewat aplikasi Halodoc.  TEMPO/Muhammad Hidayat
Petugas melakukan Rapid Test virus Corona kepada wartawan di Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu, 7 April 2020. hasil dari pengetesan akan keluar paling cepat dalam satu hari, Kamis, 9 April 2020 dan akan disampaikan lewat aplikasi Halodoc. TEMPO/Muhammad Hidayat
Iklan

INFO EVENT -  Oxford Business Group, bekerja sama dengan Halodoc, meluncurkan Covid-19 Response Report/CRR (Laporan Tanggap Covid-19) terbarunya yang membahas peran penting platform telemedisin dan layanan kesehatan digital untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam melakukan mitigasi penanganan pandemi COVID-19 di tanah air, terutama di daerah terpencil.

CRR menampilkan analisis mendalam mengenai upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19 dengan format laporan yang mudah dicerna dan diakses, dengan berfokus pada data dan infografis lanskap sosial-ekonomi di Indonesia.

Laporan ini juga mengkaji keunggulan dan tantangan perekonomian Indonesia sebelum terjadinya pandemi. Pemegang izin usaha juga dapat mengakses informasi terperinci mengenai berbagai kebijakan fiskal dan moneter yang diterbitkan oleh pemerintah dalam rangka menstabilkan nilai mata uang rupiah, memastikan kecukupan likuiditas, membantu sektor ekonomi dan kelompok masyarakat yang rentan.

Dalam laporan ini juga dipaparkan perkembangan yang telah dicapai pemerintah Indonesia terkait program Jaminan Kesehatan Nasional sebelum terjadinya pandemi dan berbagai tantangan dalam pelaksanaan program ini, termasuk keterbatasan dana dan kesenjangan akses kesehatan karena kondisi geografis. Juga membahas langkah-langkah yang diterapkan oleh pemerintah untuk menekan laju penyebaran COVID-19 dan menurunkan tingkat kematian akibat COVID-19, seiring dengan meningkatnya pengujian, penelusuran, dan kemampuan pengobatan di Indonesia.

Selain itu, juga menelaah bagaimana perusahaan telemedisin dan penyedia layanan kesehatan digital menyesuaikan platform yang telah ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berubah saat pandemi melanda. Beberapa contoh inovasi teknologi selama pandemi adalah pemanfaatan big data untuk mengidentifikasi adanya potensi klaster COVID-19, fitur aplikasi yang memungkinkan konsultasi jarak jauh, rujukan rumah sakit, dan pengiriman obat untuk mengatasi gejala penyakit.

Halodoc disoroti sebagai platform medtech (medical technology) dan telemedisin yang terus berkembang dan membantu mengatasi kesenjangan akses terhadap layanan kesehatan untuk masyarakat Indonesia. Dalam laporan ini, ditampilkan pula informasi yang disampaikan oleh CEO Halodoc, Jonathan Sudharta, di mana ia menjelaskan peran penyedia layanan telemedisin dalam menciptakan "rumah sakit tanpa dinding" saat terjadinya krisis melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Bekerja sama dengan para mitra, inisiatif ini merupakan respons yang terintegrasi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi di bidang kesehatan, terutama terkait minimnya akses layanan dan kapasitas fasilitas kesehatan. Selama periode ini, pertumbuhan transaksi di aplikasi Halodoc meningkat hingga 600%. Adaptasi konsumen yang saat ini semakin terbiasa menggunakan aplikasi telemedisin akan terus menguat memasuki era Normal baru,” ujar Jonathan Sudharta, CEO Halodoc.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam wawancara terpisah, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, menjelaskan beberapa langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mendigitalisasi layanan kesehatan, termasuk menyediakan regulatory sandbox untuk mendorong terciptanya ekosistem digital yang inovatif di bidang kesehatan. Terawan juga menyebutkan bahwa telemedisin merupakan instrumen penting untuk menyediakan akses layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil.

Andrew Jeffreys, CEO OBG, mengatakan bahwa meskipun terjadi gangguan akibat pandemi, perekonomian Indonesia diperkirakan akan pulih lebih cepat dibandingkan dengan negara-negara ASEAN-5 lainnya. Segmen digital di Indonesia juga akan terus berkembang dan tumbuh paling cepat di ASEAN, didukung dengan peningkatan aktivitas online selama pandemi, termasuk layanan medis online.

“Layanan telemedisin dan kesehatan digital sudah mampu mengatasi tantangan dan meningkatkan efisiensi. Pandemi COVID-19 juga meningkatkan permintaan terhadap layanan kesehatan digital secara signifikan serta mendorong perusahaan telemedisin untuk memperluas cakupan layanannya melalui public-private partnership. Kami berharap kisah sukses ini dapat menjadi fondasi yang kuat seiring dengan upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan sistem layanan kesehatan dalam negeri dan semakin mengembangkan perekonomian digital yang dinamis.”

CRR merupakan bagian dari laporan yang saat ini sedang diproduksi oleh OBG bersama dengan mitranya. Selain itu, OBG dan mitranya juga meluncurkan instrumen riset yang sangat relevan, berbagai artikel informatif, dan wawancara terkait Analisa Dampak Ekonomi COVID-19 di beberapa negara lainnya.

Untuk mengakses COVID-19 Response Report, silahkan kunjungi: https://oxfordbusinessgroup.com/blog/patrick-cooke/focus-reports/report-how-did-telemedicine-enhance-indonesias-response-covid-19

 (*)

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Halodoc Hadirkan Kategori Mental Health dan Pet saat Pandemi, CEO: Demand-nya Besar

31 Maret 2023

CEO Halodoc, Jonathan Sudharta. TEMPO/M Taufan Rengganis
Halodoc Hadirkan Kategori Mental Health dan Pet saat Pandemi, CEO: Demand-nya Besar

Halodoc menghadirkan kategori mental health dan hewan peliharaan saat pandemi dan menjadi tren baru di dunia telemedis hingga menghasilkan demand yang besar.


CEO Halodoc: Pertumbuhan Pengguna di Masa Pandemi Naik 20 Kali Lipat

30 Maret 2023

CEO Halodoc, Jonathan Sudharta. TEMPO/M Taufan Rengganis
CEO Halodoc: Pertumbuhan Pengguna di Masa Pandemi Naik 20 Kali Lipat

Pengguna Halodoc bukan cuma butuh obat Covid, tetapi juga kesehatan.


Halodoc Tunjuk VIDA Sebagai Mitra Verifikasi Identitas Untuk Optimalkan Layanan Kesehatan

23 Agustus 2022

Halodoc Tunjuk VIDA Sebagai Mitra Verifikasi Identitas Untuk Optimalkan Layanan Kesehatan
Halodoc Tunjuk VIDA Sebagai Mitra Verifikasi Identitas Untuk Optimalkan Layanan Kesehatan

Halodoc Tunjuk VIDA Sebagai Mitra Verifikasi Identitas Untuk Optimalkan Layanan Kesehatan


Astra Internasional Ungkap Indikator Startup Layak Diberi Pendanaan

5 Juli 2022

Logo Astra Grup. Istimewa
Astra Internasional Ungkap Indikator Startup Layak Diberi Pendanaan

PT Astra International Tbk. (ASII) membeberkan 5 penilaian utama perusahaan sebelum suntik pendanaan terhadap startup.


Felicia Kawilarang Menjabat CMO Halodoc Tingkatkan Layanan Kesehatan Wanita

8 Maret 2022

Bertepatan dengan Hari Perempuan Sedunia, aplikasi kesehatan Halodoc menunjuk Felicia Kawilarang sebagai Chief Marketing Officer(CMO).
Felicia Kawilarang Menjabat CMO Halodoc Tingkatkan Layanan Kesehatan Wanita

Felicia Kawilarang sebelumnya dipercaya memimpin tim marketing Halodoc sebagai Vice President (VP) selama lima tahun terakhir


Isoman Belum dapat Telemedisin? Ini Tahap Agar dapat Layanan Gratis Kemenkes

20 Februari 2022

Layanan Telemedisin bagi pasien isoman. Foto: Istimewa
Isoman Belum dapat Telemedisin? Ini Tahap Agar dapat Layanan Gratis Kemenkes

Layanan telemedisin gratis ditujukan bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah tes PCR atau antigen di laboraturium yang terafiliasi.


PCR Positif tapi tak Bisa Dapat Obat Gratis? Bagian Ini Kuncinya

18 Februari 2022

Pekerja menyortir obat Covid-19 di gerai ekspedisi pengiriman barang Sicepat di Jalan K.S Tubun, Petamburan, Jakarta, Sabtu, 17 Juli 2021. Pemerintah Pusat resmi membagikan sebanyak 300.000 paket obat gratis berupa multivitamin, Azithtromycin, dan Oseltamivir bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Pulau Jawa dan Bali. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
PCR Positif tapi tak Bisa Dapat Obat Gratis? Bagian Ini Kuncinya

Sejumlah orang mengeluh tak bisa mengakses layanan obat gratis dari Kementerian Kesehatan usai terkonfirmasi positif Covid-19 melalui tes PCR.


Halodoc Luncurkan Aplikasi Bidanku, Jangkau Pelosok Indonesia

3 Februari 2022

Peluncuran aplikasi Bidanku, Kamis, 3 Februari 2022. (Tangkapan Layar)
Halodoc Luncurkan Aplikasi Bidanku, Jangkau Pelosok Indonesia

Dikembangkan sejak pertengahan 2021, aplikasi Bidanku telah digunakan oleh bidan-bidan di berbagai wilayah Indonesia.


Cerita Dokter Harus Praktik Daring: Cocok Sekali dengan Kondisi Kita

22 Oktober 2021

Ilustrasi telemedis. Shutterstock
Cerita Dokter Harus Praktik Daring: Cocok Sekali dengan Kondisi Kita

Aplikasi telemedicine HaloDoc ungkap layanan yang bertambah luas. Ada 20 ribu mitra dokter yang sudah bergabung.


Mengenal 5 Pemuda Indonesia Pendiri Startup Ternama

10 September 2021

Amanda Susanti Cole perempuan kelahiran Jakarta, 22 Juni 1990 berhasil mendirikan perusahaan startup yang bernama Sayurbox. Yang menarik, Sayurbox menjadi salah satu solusi masyarakat untuk memutus mata rantai virus Covid-19 dengan berbelanja sayur lewat online. (foto:dokpri/ kemenpora.go.id)
Mengenal 5 Pemuda Indonesia Pendiri Startup Ternama

Meski bukan pekerjaan mudah, beberapa anak muda Indonesia sukses mendirikan perushaan startup mereka dan mengembangkannya hingga menjadi besar.