Berumrah Dengan Cara Berhutang, Bolehkah?

Reporter:
Editor:

Yefri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Narasumber Talk show DASAR HUKUM DANA TALANGAN UMROH

    Narasumber Talk show DASAR HUKUM DANA TALANGAN UMROH ""Sah Atau Tidak Menurut Syariah Islam" bersama Direktur Tempo Media Meiky Sofyansah

    INFO EVENT - Beribadah umrah dengan cara berutang masih menimbulkan pro dan kontra. Ada yang menyatakan boleh, ada pula yang mengharamkannya.  Pihak yang pro  menyatakan bahwa boleh menunaikan umroh dengan cara berutang asalkan mempunyai  kemampuan untuk melunasinya. Sementara pihak yang kontra menilai bahwa berutang untuk umrah justru memunculkan kewajiban dalam hal pelunasan utang padahal umrah sendiri hukumnya sunah.

    Untuk memperjelas hal tersebut maka TEMPO bekerjasama Dengan El-Atieq Tour & Travel hari ini mengadakan talkshow dengan tema “Dasar Hukum Dana Talangan Umrah , Sah Atau Tidak Menurut Syariah Islam”.  Acara ini diadakan di Gedung Tempo Lantai 5, Jalan Palmerah Barat no. 8 Jakarta Selatan.

    Talkshow ini dipandu oleh Ustaz Safari dengan menghadirkan  pakar ekonomi Islam Universitas Indonesia  Banu Muhammad Haidir,S.E.,MSE dan anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI Drs.H.Aminudin Yakub,MA. Acara dihadiri oleh sekitar seratus pengunjung.

    Secara umum para pembicara menyatakan bahwa hukum untuk berumrah dengan cara berhutang dan menggunakan dana talangan dari pihak ketiga adalah boleh asalkan dilakukan sesuai dengan kemampuan, kemudian dengan menggunakan akad yang sesuai syariah.

    Umtuk mempermudah para hadirin yang hadir dalam talkshow tersebut dalam menjalankan ibadah umrah Amitra, platform syariah yang dikelola oleh FIF Group,  menawarkan DP 0%  untuk karyawan yang mempunyai penghasilan tetap. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.