Kemenpora Beri Beasiswa Peraih Medali ASEAN Schools Games 2019

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (tengah) memberi beasiswa kepada pelajar peraih medali di ASEAN Schools Games 2019 di Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019. Foto: TEMPO | Aditya Budiman.

    Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (tengah) memberi beasiswa kepada pelajar peraih medali di ASEAN Schools Games 2019 di Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019. Foto: TEMPO | Aditya Budiman.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan beasiswa kepada pelajar yang sukses merebut medali di ajang ASEAN Schools Games (ASG) 2019. Beasiswa langsung diberikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi kepada perwakilan. atlet yang baru tiba dari Semarang.

    Imam menyatakan pemerintah tidak diperkenankan memberi bonus kepada atlet berstatus pelajar. Oleh sebab itu, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras pelajar yang membawa Indonesia juara umum ASG, pemerintah memberi beasiswa. "Ini bentuk komitmen kami juga," ucap Imam di kediamannya di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.

    Indonesia keluar sebagai juara umum di ajang tahunan pesta olahraga pelajar Asia Tenggara 2019 di Semarang, Jawa Tengah. Total kontingen Merah Putih merebut 43 emas, 34 perak, dan 25 perunggu.

    Hasil itu melebihi target yang ditetapkan, yakni sekitar 36 medali emas. Di peringkat kedua ditempati Thailand dengan 33 emas, 31 perak, dan 35 perunggu. Lalu posisi ketiga ada Malaysia dengan 18 emas, 25 perak, dan 34 perunggu.

    Total beasiswa yang diberikan kepada pelajar peraih medali mencapai Rp 2,7 miliar. Bagi peraih emas beasiswa yang diperoleh sebesar Rp 15 juta. Sedangkan perak senilai Rp 7,5 juta dan peraih perunggu sebesar Rp 5 juta.

    Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta menjelaskan beasiswa yang diberikan kepada pelajar dalam bentuk uang. Dalam hal penggunaan, menurut dia, bersifat fleksibel. "Bisa dipakai untuk keperluan pendidikan atau membeli suplemen penunjang latihan, misalnya," ucap Isnanta.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.