HokBen Rayakan 37 Tahun Menyatukan Rasa, Luncurkan Bento Ramadan

Reporter:
Editor:

Yefri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Hokben luncurkan Bento Ramadan

    Hokben luncurkan Bento Ramadan

    Info Event  – Restoran Hoka-Hoka Bento atau lebih akrab dipanggil Hokben tahun ini memasuki usia ke 37 tahun. Sambil merayakan ulang tahunnya yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, HokBen menghadirkan kembali Bento Ramadan yang terdiri menu sendiri dan berdua dalam  4 varian paket yaitu Bento Ramadan 1, Bento Ramadan 2, Bento Ramadan 3, dan Bento Ramadan 4.

    Francisca Lucky, General Manager Marketing PT. Eka Bogainti menyatakan “Tahun ini HokBen memasuki usia 37 tahun, di usia 37 tahun HokBen telah menyatukan rasa seluruh pelanggan setia HokBen. Dengan pilihan menu yang beragam, menjadikan HokBen sebagai restoran favorit yang bisa menyatukan rasa para pelanggan walaupun memiliki pilihan menu yang berbeda”.

    Lebih lanjut Fransisca menjelaskan  bahwa masyarakat Indonesia selektif dan hati-hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, salah satunya adalah makanan yang halal. Karena itu  HokBen selalu mengutamakan kualitas terbaik dan terjamin kehalalannya untuk semua menunya, mulai dari bahan baku, proses produksi sampai siap disajikan kepada pelanggan.

    HokBen Fried Chicken menjadi salah satu menu spesial pada paket Bento Ramadan kali ini, untuk memanjakan para pencinta ayam goreng di Indonesia. Bahan baku yang berkualitas dengan racikan  bumbu khas HokBen yang tepat membuat ayam goreng  ini memiliki aroma dan cita rasa yang unik dan lezat. Teksturnya  yang juicy serta bumbu yang meresap hingga ke dalam daging membuat HokBen Fried Chicken krispi di luar dan lezat di dalam. Dengan hadirnya menu HokBen Fried Chicken pada paket Bento Ramadan ini maka ragam dan varian menu Bento Ramadan akan semakin lengkap. (*)


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.