DPRD Kota Bogor: Anak dan Perempuan Prioritas Pembangunan

image-gnews
Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Iklan

Info Event– Komisi IV DPRD Kota Bogor memberikan catatan serius terhadap porsi anggaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor dalam pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2026. 

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhamad Nur, menilai alokasi dana yang minim sangat kontradiktif dengan status isu perempuan dan anak yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan daerah.

Fajar mengatakan prihatin setelah melihat data tren kekerasan di Kota Bogor sepanjang 2025 yang justru menunjukkan grafik peningkatan. Berdasarkan laporan, tercatat ada 88 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 77 kasus kekerasan terhadap anak.

"Data ini harus menjadi pengingat bagi kita semua. Sangat miris ketika kita melihat anggaran yang dialokasikan tidak sebanding dengan beban masalah yang dihadapi. Bagaimana kita bisa bergerak maksimal jika dukungan anggarannya amat minim?" ujar Fajar usai rapat di Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa 10 Februari 2026.

Rapat kerja tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi IV Asep Nadzarullah, Sekretaris H. Subhan, serta anggota lainnya, Dedi Mulyono, Banu Lesmana Bagaskara, Tri Kisowo Jumino, Rozi Putra, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah dan Mulyani. Komisi IV menekankan agar DP3A tidak hanya fokus pada upaya kuratif melalui UPTD (unit pelaksana teknis daerah) setelah kejadian muncul. 

Fajar mendorong penguatan pada aspek preventif atau pencegahan melalui edukasi yang lebih masif ke lapisan masyarakat. Salah satu poin yang ditekankan pentingnya pola asuh atau parenting. Ketahanan keluarga menjadi kunci utama dalam meminimalkan angka kekerasan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Anak bukan hanya perlu diajarkan, tapi juga perlu didengarkan. Masalah edukasi ini sangat penting agar warga Kota Bogor benar-benar siap menyongsong Indonesia Emas 2045," katanya.

Selain tingginya kasus kekerasan, Komisi IV juga menyoroti tumpang tindih (overlapping) program pemberdayaan perempuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, seperti Dinas Koperasi dan UKM. Fajar meminta DP3A melakukan sinkronisasi agar program pemberdayaan lebih terfokus dan tepat sasaran.

Untuk mengatasi keterbatasan dana DP3A, Komisi IV DPRD Kota Bogor akan memperjuangkan penambahan dana pada APBD Perubahan. Kedua menggelar dialog khusus dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta pimpinan DPRD untuk memprioritaskan isu perlindungan anak dan perempuan,  Selain itu mendukung DP3A menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik), guna menutupi kurangnya anggaran. 

Fajar menegaskan kinerja dinas yang optimal sangat bergantung pada dua hal utama, yakni koordinasi dan dukungan fiskal. "Tanpa anggaran yang memadai, gerakan dinas menjadi terbatas. Kami akan pastikan masalah perlindungan perempuan dan anak ini mendapat tempat yang layak dalam kebijakan fiskal daerah," ujarnya.(*)

 

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Kick-Off Pekan Olahraga Provinsi

13 Februari 2026

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil menghadiri langsung kegiatan Kick-Off Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Kick-Off Pekan Olahraga Provinsi

Kota Bogor sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi 2026 Jawa Barat harus memiliki persiapan yang matang.


DPRD Kota Bogor: Nahdlatul Ulama Harus Beri Manfaat

12 Februari 2026

Puncak peringatan Harlah NU ke-100 tingkat Kota Bogor dihadiri Walikota dan sejumlah anggota DPRD Kota Bogor.
DPRD Kota Bogor: Nahdlatul Ulama Harus Beri Manfaat

Anggota DPRD Kota Bogor mengapresiasi satgas lembaga penanggulangan bencana dan perubahan iklim dari Nahdlatul Ulama.


Ketua DPRD Kota Bogor: Tata Ruang Publik dengan Gerakan ASRI

12 Februari 2026

Ketua DPRD Adityawarman bertekad mengembalikan Kota Bogor sebagai kota yang nyaman untuk beristirahat.
Ketua DPRD Kota Bogor: Tata Ruang Publik dengan Gerakan ASRI

Kota Bogor dapat menata kembali ruang publik dari spanduk, baliho dan billboard.


Ketua DPRD Kota Bogor Sambut Festival ICMI di Bulan Ramadan

11 Februari 2026

Pengurus ICMI Orda Bogor bertemu dengan Ketua DPRD.
Ketua DPRD Kota Bogor Sambut Festival ICMI di Bulan Ramadan

ICMI akan fokus pengembangan generasi muda di Kota Bogor.


DPRD Kota Bogor Dorong Perbanyak Event Pariwisata

11 Februari 2026

Komisi IV DPRD Kota Bogor, menggelar rapat kerja dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).
DPRD Kota Bogor Dorong Perbanyak Event Pariwisata

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor menyiapkan 10 agenda unggulan sektor pariwisata.


DPRD Kota Bogor Dukung Damkar Tambah Mobil Rescue

11 Februari 2026

Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
DPRD Kota Bogor Dukung Damkar Tambah Mobil Rescue

Idealnya Dinas Damkar Kota Bogor mengoperasikan lima unit mobil penyelamat.


DPRD Kota Bogor Soroti Minimnya Pajak Parkir Toko Ritel

11 Februari 2026

Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
DPRD Kota Bogor Soroti Minimnya Pajak Parkir Toko Ritel

Komisi II DPRD Kota Bogor menilai potensi setoran pajak parkir toko ritel yang bisa mencapai Rp7 miliar per tahun.


Pelatihan Koperasi di DPRD Kota Bogor Disambut Warga

10 Februari 2026

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kota Bogor menggelar pelatihan perkoperasian di Balai Rakyat DPRD.
Pelatihan Koperasi di DPRD Kota Bogor Disambut Warga

Pimpinan DPRD Kota Bogor memberikan motivasi untuk peserta pelatihan perkoperasian. Pejabat kelurahan dilarang menjadi pengurus koperasi.


DPRD Kota Bogor Pertanyakan Validitas Angka Pengangguran

10 Februari 2026

Komisi IV mendorong  kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk mengatasi pengangguran.
DPRD Kota Bogor Pertanyakan Validitas Angka Pengangguran

Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong kolaborasi antar organisasi perangkat daerah untuk mengatasi pengangguran.


Ketua DPRD Kota Bogor: Alokasi APBD untuk Ekonomi Kerakyatan

10 Februari 2026

DPRD Kota Bogor berkomitmen menjalankan tiga fungsi legislatif.
Ketua DPRD Kota Bogor: Alokasi APBD untuk Ekonomi Kerakyatan

APBD Kota Bogor yang telah disepakati bersama Pemerintah Kota Bogor sebesar Rp 3 triliun.