DPRD Kota Bogor: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien

image-gnews
Komisi IV DPRD Kota Bogor bersilaturahmi dengan perwakilan seluruh rumah sakit se-Kota Bogor.
Komisi IV DPRD Kota Bogor bersilaturahmi dengan perwakilan seluruh rumah sakit se-Kota Bogor.
Iklan

Info Event — Komisi IV DPRD Kota Bogor bersilaturahmi dengan perwakilan seluruh rumah sakit se-Kota Bogor di aula serbaguna Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu 21 Januari 2026. Pertemuan tersebut menyepakati upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan sistem rujukan pasien. 

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhamad Nur, Wakil Ketua Asep Nadzarullah, Sekretaris H. Subhan, serta anggota Komisi IV lainnya yakni Mulyani, Rozi Putra, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah,  H. Azis Muslim dan Drh. H. Tri Kisowo Jumino. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena dan hampir seluruh direktur rumah sakit negeri dan swasta di Kota Bogor juga hadir.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhamad Nur, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengingatkan kembali rumah sakit terhadap aturan dan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.“Kami berharap agar seluruh rumah sakit, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, dapat memberikan layanan prima kepada masyarakat Kota Bogor,” ujarnya.

Fajar menambahkan, dalam rapat tersebut banyak masukan yang disampaikan oleh pihak rumah sakit, terutama terkait pelayanan dan mekanisme rujukan pasien. Seluruh catatan tersebut akan ditindaklanjuti melalui rapat kerja lanjutan bersama BPJS Kesehatan dan dilaporkan kepada pimpinan DPRD Kota Bogor.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Kisowo Jumino, menegaskan rumah sakit tidak menolak pasien gawat darurat.  Selain itu penyelenggara layanan medis dapat berkoordinasi dengan BPJS untuk memperluas cakupan penyakit yang bisa ditangani. “Keterbatasan tempat tidur dan sosialisasi sistem informasi kesehatan digital juga perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menjelaskan  pertemuan dengan DPRD Kota Bogor membahas rujukan pasien, termasuk beberapa kasus penolakan rujukan oleh rumah sakit.“Ada beberapa penyebab, seperti keterbatasan ketersediaan ruang perawatan, fasilitas, dan tenaga dokter. Kami juga menemukan cukup banyak kasus false emergency yakni pasien datang ke UGD rumah sakit padahal kasusnya masih bisa ditangani di puskesmas,” katanya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Bogor telah membuka enam puskesmas dengan layanan UGD 24 jam yang tersebar di enam kecamatan. Keenam puskesmas tersebut yakni Puskesmas Pasir Mulya (Bogor Barat), Puskesmas Bogor Tengah, Puskesmas Bogor Timur, Puskesmas Bogor Utara, Puskesmas Tanah Sareal, dan Puskesmas Bogor Selatan.

“Melalui layanan ini, masyarakat diharapkan dapat mengakses puskesmas untuk dilakukan asesmen. Jika termasuk kasus gawat darurat, kami akan memfasilitasi rujukan ke rumah sakit yang siap menerima, termasuk dengan ambulans yang tersedia,” kata Erna.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor mengatakan akan meningkatkan koordinasi dengan BPJS Kesehatan serta Dinas Kesehatan dan rumah sakit di Kabupaten Bogor guna memperlancar sistem rujukan lintas wilayah.

“Pelayanan kesehatan tidak bisa dibatasi oleh wilayah. Karena itu, koordinasi dengan Kabupaten Bogor sangat penting agar proses rujukan lebih tertata dan rumah sakit bisa lebih siap menerima pasien,” katanya.(*)

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Kick-Off Pekan Olahraga Provinsi

30 hari lalu

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil menghadiri langsung kegiatan Kick-Off Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Kick-Off Pekan Olahraga Provinsi

Kota Bogor sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi 2026 Jawa Barat harus memiliki persiapan yang matang.


DPRD Kota Bogor: Nahdlatul Ulama Harus Beri Manfaat

31 hari lalu

Puncak peringatan Harlah NU ke-100 tingkat Kota Bogor dihadiri Walikota dan sejumlah anggota DPRD Kota Bogor.
DPRD Kota Bogor: Nahdlatul Ulama Harus Beri Manfaat

Anggota DPRD Kota Bogor mengapresiasi satgas lembaga penanggulangan bencana dan perubahan iklim dari Nahdlatul Ulama.


Ketua DPRD Kota Bogor: Tata Ruang Publik dengan Gerakan ASRI

31 hari lalu

Ketua DPRD Adityawarman bertekad mengembalikan Kota Bogor sebagai kota yang nyaman untuk beristirahat.
Ketua DPRD Kota Bogor: Tata Ruang Publik dengan Gerakan ASRI

Kota Bogor dapat menata kembali ruang publik dari spanduk, baliho dan billboard.


DPRD Kota Bogor: Anak dan Perempuan Prioritas Pembangunan

31 hari lalu

Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
DPRD Kota Bogor: Anak dan Perempuan Prioritas Pembangunan

Tren kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bogor di 2025 meningkat. Alokasi anggaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak minim.


Ketua DPRD Kota Bogor Sambut Festival ICMI di Bulan Ramadan

32 hari lalu

Pengurus ICMI Orda Bogor bertemu dengan Ketua DPRD.
Ketua DPRD Kota Bogor Sambut Festival ICMI di Bulan Ramadan

ICMI akan fokus pengembangan generasi muda di Kota Bogor.


DPRD Kota Bogor Dorong Perbanyak Event Pariwisata

32 hari lalu

Komisi IV DPRD Kota Bogor, menggelar rapat kerja dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).
DPRD Kota Bogor Dorong Perbanyak Event Pariwisata

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor menyiapkan 10 agenda unggulan sektor pariwisata.


DPRD Kota Bogor Dukung Damkar Tambah Mobil Rescue

32 hari lalu

Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
DPRD Kota Bogor Dukung Damkar Tambah Mobil Rescue

Idealnya Dinas Damkar Kota Bogor mengoperasikan lima unit mobil penyelamat.


DPRD Kota Bogor Soroti Minimnya Pajak Parkir Toko Ritel

32 hari lalu

Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
DPRD Kota Bogor Soroti Minimnya Pajak Parkir Toko Ritel

Komisi II DPRD Kota Bogor menilai potensi setoran pajak parkir toko ritel yang bisa mencapai Rp7 miliar per tahun.


Pelatihan Koperasi di DPRD Kota Bogor Disambut Warga

33 hari lalu

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kota Bogor menggelar pelatihan perkoperasian di Balai Rakyat DPRD.
Pelatihan Koperasi di DPRD Kota Bogor Disambut Warga

Pimpinan DPRD Kota Bogor memberikan motivasi untuk peserta pelatihan perkoperasian. Pejabat kelurahan dilarang menjadi pengurus koperasi.


DPRD Kota Bogor Pertanyakan Validitas Angka Pengangguran

33 hari lalu

Komisi IV mendorong  kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk mengatasi pengangguran.
DPRD Kota Bogor Pertanyakan Validitas Angka Pengangguran

Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong kolaborasi antar organisasi perangkat daerah untuk mengatasi pengangguran.