DPRD Kota Bogor: Anggaran Pendidikan Warga Miskin Minim

image-gnews
DPRD Kota Bogor menilai postur anggaran pendidikan tahun 2026 belum pro rakyat.
DPRD Kota Bogor menilai postur anggaran pendidikan tahun 2026 belum pro rakyat.
Iklan

Info Event – Fakta mengejutkan terungkap dalam Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kota Bogor bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Rabu 7 Januari lalu. Anggota Komisi IV, Dedi Mulyono membongkar postur anggaran pendidikan tahun 2026 yang dinilai belum pro-rakyat. 

Dari total pagu anggaran pendidikan yang fantastis sebesar Rp 744,4 miliar, ternyata porsi yang benar-benar dirasakan langsung oleh warga miskin hanya Rp 22 miliar atau di kisaran 3 persen.

Dedi terkejut saat membedah Anggaran Pendidikan Kota Bogor. Politisi PKS ini menemukan ketimpangan yang besar antara belanja untuk kepentingan internal dinas dibandingkan dengan belanja yang langsung menyentuh masyarakat.

“Ini angka yang bikin saya elus dada. Setelah saya hitung ulang, yang wujudnya nyata sebagai bantuan langsung ke warga—seperti hibah pendidikan, beasiswa pendidikan, dan bantuan tebus ijazah —totalnya cuma sekitar Rp 22 miliar atau 2,9 persen saja. Bayangkan, tidak sampai 3 persen!” ujar Dedi dengan nada tinggi usai rapat di Gedung DPRD Kota Bogor,

Menurut Dedi, struktur anggaran Dinas Pendidikan tahun 2026 mengalami “obesitas” di sektor belanja pegawai dan kegiatan birokrasi. Komponen belanja pegawai (gaji ASN dan honorer) menyedot anggaran sekitar Rp 480 miliar atau setara 64 persen dari total anggaran.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Politisi PKS ini menilai masih ada ruang fiskal yang bisa dioptimalkan, khususnya pada pos “kegiatan lainnya untuk pemenuhan pemerataan mutu pendidikan” yang dialokasikan sebesar Rp 189,1 miliar atau 25 persen dari total anggaran.

Menurut Dedi, jika pos kegiatan pendukung tersebut bisa diefisienkan, maka alokasi dana yang tersisa dapat dialihkan untuk menambah kuota program-program kerakyatan yang sangat dinanti warga.

“Saya memberikan masukan positif kepada Disdik, mari kita sisir kembali. Jika ada kegiatan seremonial atau rapat-rapat yang bisa dihemat, anggarannya bisa kita geser untuk memperbesar kuota beasiswa atau bantuan tebus ijazah,” ujarnya. (*)

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


DPR Klaim Proyek MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan

3 hari lalu

Murid SDN 92 Kendari menurunkan menu makan bergizi gratis dari atas mobil di Kendari, Sulawesi Tenggara, 26 Januari 2026. Antara/Andry Denisah
DPR Klaim Proyek MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan

DPR sudah memperoleh informasi detail perihal dana MBG.


ADAKSI: Impian Mandatory Spending Pendidikan Gagal Terwujud

3 hari lalu

Perwakilan Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (Adaksi) usai melakukan audiensi di kantor Kemendiktisaintek, Jakarta Pusat pada Selasa, 11 Maret 2025. TEMPO/Hanin Marwah
ADAKSI: Impian Mandatory Spending Pendidikan Gagal Terwujud

Aturan menjelaskan bahwa negara wajib menyediakan minimal 20 persen APBN dan APBD yang dialokasikan untuk pendidikan.


Anak SD Bunuh Diri di NTT, JPPI: Pemerintah Abai

4 hari lalu

Ilustrasi anak siswa Sekolah Dasar (SD). TEMPO/Prima Mulia
Anak SD Bunuh Diri di NTT, JPPI: Pemerintah Abai

JPPI menekankan negara harus hadir secara nyata untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan dasar tanpa beban biaya yang menekan.


Mahasiswa-Guru Gugat Anggaran MBG Pakai Dana Pendidikan

12 hari lalu

Petugas membawa ompreng menu makan bergizi gratis untuk siswa murid SD Negeri 1 Tualang Cut menyantap di Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, 26 Januari 2026. Antar/Nova Wahyudi
Mahasiswa-Guru Gugat Anggaran MBG Pakai Dana Pendidikan

Pemohon menilai program MBG tidak berkaitan langsung dengan fungsi inti pendidikan.


DPRD Kota Bogor Rapat Kerja dengan Dinas Pendidikan

25 hari lalu

Komisi IV kota Bogor membahas rencana kerja dengan Dinas Pendidikan.
DPRD Kota Bogor Rapat Kerja dengan Dinas Pendidikan

Komisi IV DPRD Kota Bogor berharap alokasi anggaran pendidikan 2026 selaras dengan kebutuhan riil dan dapat meningkatan kualitas layanan.


Prabowo Klaim Anggaran Pendidikan Dapat Porsi Paling Besar dalam APBN

28 November 2025

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, 28 November 2025. Tempo/Hendrik Yaputra
Prabowo Klaim Anggaran Pendidikan Dapat Porsi Paling Besar dalam APBN

Dalam pidato sambutannya di Hari Guru Nasional, Prabowo membandingkan pengalokasian anggaran pendidikan di Indonesia dengan negara lain.


Pemerintah Siapkan Rp 25 Triliun untuk Program SMK Go Global

18 November 2025

Ilustrasi peningkatan kualitas tenaga kerja dari lulusan SMK dan Pendidikan Vokasi. Foto: freepik
Pemerintah Siapkan Rp 25 Triliun untuk Program SMK Go Global

Program SMK Go Global merupakan program pemerintah untuk mengintegrasikan pendidikan vokasi di Indonesia dengan kebutuhan kerja di luar negeri.


Satu Tahun Prabowo: Banyak Keputusan Pemerintah tak Pro-Guru

20 Oktober 2025

Pemerintah akan menggunakan sekitar 44 persen anggaran pendidikan 2026 untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Satu Tahun Prabowo: Banyak Keputusan Pemerintah tak Pro-Guru

Sentralisasi tata kelola guru dianggap bertentangan dengan semangat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.


JPPI: Setahun Prabowo-Gibran, Negara Masih Abai dan Jutaan Anak Tetap Tak Sekolah

20 Oktober 2025

Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji di Jakarta, 30 Januari 2025. Antara/Sean Filo Muhamad
JPPI: Setahun Prabowo-Gibran, Negara Masih Abai dan Jutaan Anak Tetap Tak Sekolah

JPPI menyebut negara gagal menunaikan amanat konstitusi untuk menjamin pendidikan dasar tanpa pungutan biaya bagi seluruh warga negara.


Transparency Pertanyakan Payung Hukum Program MBG yang Serap Anggaran Pendidikan

24 September 2025

Ompreng Makan Bergizi Gratis untuk warga lanjut usia dan ibu menyusui yang berhalangan datang ke pemeriksaan kesehatan di Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 10 September 2025. Tempo/Prima Mulia
Transparency Pertanyakan Payung Hukum Program MBG yang Serap Anggaran Pendidikan

Pemerintah belum menerbitkan Peraturan Presiden untuk program makan bergizi gratis atau MBG.